UIN Antasari Banjarmasin melalui Pusat Kajian Halal (PKH) memberikan layanan sertifikasi halal jalur self declare secara langsung (on the spot) dalam acara National Halal Fair (Pasar Ramadan) di Lapangan Murjani, Banjarbaru, bekerja sama dengan Bank Indonesia Kalsel. Kegiatan berlangsung dari 1–24 Maret 2025. Kegiatan ini juga diikuti oleh dosen Tadris Kimia yaitu Bpk. Ardian Trio Wicaksono, S.Si., S.Pd., M.Pd
Pelaku usaha dengan omzet di bawah Rp500 juta per tahun dapat mengajukan sertifikasi dengan melampirkan 9 dokumen, seperti KTP, email, nomor ponsel, NIB (bisa dibantu jika belum punya), nama produk, serta informasi bahan dan proses produksi yang halal. Audit ke tempat usaha juga dijadwalkan.
Dr. Hj. Zulpa Makiah, Koordinator PKH, menyampaikan bahwa Kalsel mendapat kuota Sertifikasi Halal Gratis (Sehati) sebanyak 6.990 usaha mikro dan kecil, dibuka dari 7 Maret hingga 30 April 2025. Jika tidak dimanfaatkan, sisa kuota akan dialihkan menjadi kuota nasional. Masyarakat diimbau segera mengurus sertifikasi halal produknya.